Tips & trik bertahan hidup untuk Mahasiswa Baru
Saya menulis petunjuk ini berdasarkan pengalaman yang pernah
saya lalui, dan saya harap tulisan ini dapat membantu para adik kelas yang
mulai beranjak ke jenjang kuliah :)
1.
Getting Started (Permulaan)
Sudahkah anda lulus penerimaan Maba di
Universitas yang anda inginkan? Jika iya, bersyukurlah. Jika tidak juga
bersyukurlah, mungkin Tuhan memiliki jalan lain untuk anda.
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah
mencari tempat tinggal, tempat tinggal disini bisa asrama, kost, kontrakan,
dll. Jika anda sudah memiliki rumah sendiri atau rumah keluarga yang cukup
dekat dengan Universitas, tidak disarankan untuk menyewa kost.
Untuk para Maba, saya menyarankan untuk
mencari tempat tinggal yang dekat dengan Kampus dengan konsiderasi bahwa anda
adalah orang baru disana dan masih tidak tahu apa-apa dengan keadaan sekitar,
tinggal di dekat Kampus juga mempermudah mobilitas anda ke kampus. Namun tidak
menutup kemungkinan juga untuk mencari tempat tinggal yang agak jauh dari
kampus jika anda sudah terbiasa berangkat pagi atau memiliki kendaraan pribadi.
Dalam mencari tempat tinggal, para
Mahasiswa biasanya di tahun pertama tinggal sendiri, dan pada tahun kedua mulai
mengontrak bersama teman-teman dekatnya. Saya menyarankan untuk mengontrak pada
tahun kedua karena harga segalanya akan menjadi lebih murah.
Tips & Trik mencari kost :
-
Jangan terburu-buru dalam mencari tempat
tinggal, terburu-buru dalam memilih dapat membuat anda menyesal akan pilihan
anda
-
Bandingkan harga dan Fasilitas setiap tempat
seperti ada tidaknya kamar mandi dalam, cahaya matahari, kelembaban ruangan,
kumuh tidaknya lingkungan, kebersihan, dan akses kendaraan.
-
Disarankan untuk mencari tempat tinggal lebih
dahulu, karena harga akan naik disaat orang-orang mulai ramai mencari tempat
tinggal.
-
Untuk para wanita disarankan untuk mencari kamar
mandi dalam
-
Akan lebih mudah jika anda memiliki teman dan
tinggal di dekatnya
-
Bertanyalah kepada kakak kelas anda yang
berkuliah di sana
2.
Get a Life, Dude ! (Carilah kehidupan, kawan !)
Jika anda telah menentukan tempat tinggal,
sekarang saatnya mengutak atik tempat tinggal anda!
Ini adalah bagian yang paling menyenangkan (dan menguras dompet, tentunya).
Di saat ini anda akan mengalami kesulitan dalam pembiasaan diri dengan beberapa hal seperti iklim, suhu, air, dan pola makan. Saya sendiri berasal dari wilayah yang panas, dan sekarang saya tinggal di tempat yang dingin (dan saya cukup stress karena hal tersebut, apalagi mandi paginya brrr :v ).
Ini adalah bagian yang paling menyenangkan (dan menguras dompet, tentunya).
Di saat ini anda akan mengalami kesulitan dalam pembiasaan diri dengan beberapa hal seperti iklim, suhu, air, dan pola makan. Saya sendiri berasal dari wilayah yang panas, dan sekarang saya tinggal di tempat yang dingin (dan saya cukup stress karena hal tersebut, apalagi mandi paginya brrr :v ).
Jika anda mendapatkan ruangan kecil sebagai
tempat tinggal anda, saya menyarankan anda untuk membeli atau membawa dari
rumah benda-benda berikut :
-
Rice Cooker : Hidup sendiri sangatlah sulit,
apalagi dalam segi ekonomi. Jika anda berpikir anda tidak perlu memasak nasi
sendiri, pikiran itu salah besar ! Dengan memasak nasi sendiri, anda dapat
menghemat dalam jumlah yang sangat besar. Bayangkan anda makan paling murah 15
ribu / hari, itu adalah 3 porsi makan. Satu porsi nasi putih dijual seharga
2500 / piring, 2500 x 3 x 30 = 225.000
rupiah / bulan hanya untuk nasinya, jika anda memasak nasi sendiri, anda bisa
mendapatkan nasi sebulan dengan hanya 45 ribu rupiah (harga beras 5 kilogram).
-
Water Dispenser : Saya sangat menyarankan anda
untuk membeli dispenser, jangan membeli water heater sebagai sumber minuman
utama anda. Saya dulu minum dari water heater, namun airnya tidak sehat dan
alhasil saya jadi sakit-sakitan.
-
Lemari : Untuk menyimpan pakaian, dll. Saya
sendiri tidak memiliki lemari, dan cukup kesulitan dalam menyimpan pakaian.
Pakaian saya ada dimana-mana, tidak tersusun rapi dan tidak sedap dipandang
mata @_@ memang lemari masih hal yang optional jika anda tidak bermasalah hidup
dengan kamar berantakan seperti saya =))
-
Peralatan Makan & Minum : Piring, Sendok,
Garpu, Sumpit, Mangkuk, Gelas. Anda perlu benda-benda itu secukupnya.
-
Karpet Hangat : Memiliki kamar tanpa karpet akan
membuat kamar anda dingin, dan tidak terbiasa duduk di lantai. Disarankan untuk
membeli karpet yang cukup bagus untuk dipakai tidur.
-
Benda benda lainnya tergantung akan keadaan
tempat dan kebutuhan anda, seperti cermin, rak sepatu, rak peralatan makan,
meja kecil (saya sendiri menggunakan kardus sebagai meja), gantungan baju, dll.
Hal-hal disini merupakan hal optional yang bisa anda tambahkan sendiri sesuai
selera anda.
3.
Let Me Introduce Myself (Biarkan saya
memperkenalkan diri saya)
Pada saat anda sudah merasa anda bisa hidup dengan tenang, segala hal tidak berakhir disitu saja. Masih banyak hal yang harus anda lakukan.
Pada saat anda sudah merasa anda bisa hidup dengan tenang, segala hal tidak berakhir disitu saja. Masih banyak hal yang harus anda lakukan.
-
Mengenal wilayah : Kunci kamar anda, dan
pergilah untuk jalan jalan. Cari tahu wilayah sekitar, jalani saya jalan jalan
utama dan lihat jalan itu menembus kemana saja, cari tahu tempat-tempat yang
harus anda ketahui seperti klinik, pasar, toko, kantor polisi, dll.
-
Memperkenalkan diri kepada tetangga : Tetangga
yang saya maksud disini bukanlah orang-orang yang memang tinggal disini, namun
orang-orang yang disebelah kamar anda, barangkali mereka juga Maba atau kakak
senior. Kakak senior biasanya cukup berbaik hati untuk membantu adik-adik kelas
mereka. Bertanyalah kepada mereka untuk meminta saran dan nasihat.
-
Waspada akan penipuan : Mereka (para penipu,
red) akan menghabiskan uangmu dengan cara yang sangat tidak disukai, yaitu
menipumu (yaiyalah -_-). Para penipu ini biasanya mengatakan bahwa mereka dari
pemerintah setempat dan anda HARUS membeli barang yang ia berikan. Seperti
abate, dll. Orang-orang ini memaksa, dan memberi barang itu secara langsung.
Dan memaksa anda membayar 20 hingga ratusan ribu untuk benda-benda tersebut. JANGAN
SAMPAI TERTIPU ! TOLAKLAH MEREKA DENGAN HALUS ! JANGAN KELUARKAN UANG
SEPESERPUN UNTUK MEREKA ! <- kesel =.=”.
4.
College Life, Hard Life (Kehidupan kuliah,
kehidupan keras)
Hari-hari
ospek telah tiba, ospek telah tiba, hatiku galau~
Ospek, hari-hari yang melelahkan. Diadakan
hanya untuk mempersulit para Maba :v
Oke, becanda doang kok. Malah ospek penuh
dengan hal-hal positif yang diperlukan untuk para Maba, jadi jangan sampai
bolos ya :3
Di saat ospek ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan yaitu:
-
Keperluan Ospek : Ospek selalu meminta hal-hal
aneh yang mungkin anda kira sudah tidak diperlukan lagi seperti baju seragam
SMA, Sepatu formal, topi sekolah, dasi sekolah dan lain-lain. Untuk menghindari
kesulitan karena tidak memiliki benda-benda tersebut bawalah dari rumah jika
bisa
-
Keperluan Ospek yang dijual di dekat kampus :
Mereka adalah orang-orang yang selalu datang setiap tahun, untuk meraup
keuntungan besar dari acara Ospek Maba. Mereka menjual segala keperluan Ospek
seperti alas duduk yang terbuat dari plastik, name tag, tali sepatu, baju
sekolah, dll. Dengan harga yang TIDAK MASUK AKAL. Saya pernah membeli alas
duduk yang terbuat dari kertas dan plastik seharga 10.000 rupiah, dan saya
sangat menyesal membeli KERTAS & PLASTIK satu lembar seharga 10.000 rupiah
OTL. Untuk mencari peralatas ospek pergilah ke toko-toko sekitar, dan
bandingkanlah harga di setiap tempat.
- Senior selalu benar : Yeah, that’s right. Setiap Ospek selalu ada yang namanya senioritas, untuk saat ini anda hanya perlu “meng-iya-kan” semua kata-kata senior di saat Ospek, karena mereka memang benar~
Ospek biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu Ospek Universitas, Ospek Jurusan, dan Ospek Fakultas. Tingkat kesulitan setiap Jurusan dan Fakultas berbeda-beda, umumnya Jurusan IPA Ospeknya lebih keras. Jadi berusahalah ._.)b
5. It’s My Life (Ini adalah hidupku)
Selesai dari Ospek anda akan memulai
kehidupan kuliah seperti biasa, biasanya Ospek selalu memiliki kenangan yang
tidak bisa hilang dari hati :3 Kebersamaan yang dirasakan di saat Ospek memang
adalah hal yang indah ;_; (bahagia #plak).
Jika saya tidak salah hitung, setelah Ospek
berakhir adalah waktunya Bulan Puasa alias libur panjang, untuk orang-orang
yang bisa pulang, pulanglah karena untuk sekarang tidak banyak hal yang bisa
anda lakukan disini. Dan habiskanlah waktu bersama keluarga.
Namun untuk orang-orang yang tidak bisa pulang karena rumahnya jauh (seperti saya yang berasal dari Kalimantan namun berkuliah di Jawa Barat), masih ada tips dan trik bertahan hidup untuk kalian.
Namun untuk orang-orang yang tidak bisa pulang karena rumahnya jauh (seperti saya yang berasal dari Kalimantan namun berkuliah di Jawa Barat), masih ada tips dan trik bertahan hidup untuk kalian.
-
Mesjid : Mesjid, Oh Mesjid. You’re such a
Lifesaver <3 .Dikarenakan ini adalah bulan puasa, itu artinya selalu ada
makanan untuk berbuka di Mesjid, karena itu gunakanlah kesempatan tersebut.
Datanglah ke Mesjid untuk berbuka setiap hari :3
-
Rice Cooker : Gunakan Rice Cooker untuk bertahan
hidup, pengeluaran di bulan ini harus ditekan ! Karena dimana-mana penuh dengan
makanan yang menggiurkan, hal tersebut akan menguras isi dompet.
-
Handphone : Gunakanlah teknologi komunikasi
jaman sekarang untuk menghubungi keluarga, karena anda akan merasa sangat
kesepian di saat ini. Hal ini diperlukan untuk menjaga diri anda agar tidak
stress.
-
Teman : Carilah teman yang juga tidak pulang,
bulan puasa akan lebih indah jika dilewati bersama.
6.
The Last, but Not The Least. (Yang terakhir,
namun tidak paling sedikit)
Untuk kuliah pada tahun pertama ada
beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain :
- Kejar Nilai : Tahun pertama adalah tahun yang paling mudah dalam perkuliahan, di saat inilah kesempatan anda untuk meraih nilai setinggi-tingginya, nilai tersebut sangat penting sebagai dasar dari IPK anda.
- Kejar Nilai : Tahun pertama adalah tahun yang paling mudah dalam perkuliahan, di saat inilah kesempatan anda untuk meraih nilai setinggi-tingginya, nilai tersebut sangat penting sebagai dasar dari IPK anda.
-
Ikut Kegiatan : Jangan mengikuti terlalu banyak
kegiatan seperti UKM, kepanitiaan, Himpunan Mahasiswa, dll. Pada dasarnya hal
ini adalah optional, anda dapat mengikutinya atau tidak. Akan sangat banyak
hal-hal yang menarik disana, namun tetap saja anda harus bisa membagi waktu
agar tidak mengganggu kehidupan pribadi dan nilai anda. Saya sendiri mengikuti
terlalu banyak kegiatan, dan kesulitan membagi waktu T_T
-
Awal Bulan : Awal bulan adalah hari-hari yang
ditunggu, dan biasanya saat ini para Mahasiswa mengeluarkan uang yang lebih
dari biasanya. Berhati-hatilah dengan saat ini, kehabisan uang dapat merusak
kesehatan anda ._.
-
Pergaulan : Pergaulan di perkuliahan biasanya
sangat berbeda dari saat anda masih SMA, anda harus berhati-hati dalam
beradaptasi dan jangan sampai salah gaul sampai ke obat-obatan dan lain-lain.
Berhati-hatilah dalam bergaul, jangan sampai salah gaul.
Mungkin sampai disini saja Tips
& Trik bertahan hidup-nya. Jika ada yang ingin anda ketahui lagi, dengan
senang hati saya akan mencoba menjawab.
Saya sekarang berkuliah di
Universitas Padjajaran, Sastra Jepang angkatan 12. Jatinangor, Jawa Barat. Jika
anda perlu bantuan dengan senang hati akan saya coba bantu :)
Kontak saya lewat twitter :
@fajaryanda :3
No comments:
Post a Comment